5 Tips Memilih Toren Air yang Tepat & Anti Bocor
Tips Memilih Toren Air – Dalam pemilihannya, siapa saja membutuhkan tips memilih toren air yang tepat agar kebutuhan penyimpanan terpenuhi.
Selain kapasitas, material, lokasi, dan sistem instalasi juga perlu jadi perhatian. Sebab, toren yang tepat bisa membantu mengurangi risiko kebocoran dan kerusakan.
Namun, istilah anti bocor tidak berarti toren tidak mungkin mengalami kebocoran. Kondisi tersebut tetap terpengaruhi kualitas produk, pemasangan, dan perawatan.
Tepat pada artikel kali ini akan menjelaskan lebih jauh tentang tips memilih torennya. Jadi, untuk lebih jauh bisa simak terus artikel berikut ini.
Beberapa Tips Memilih Toren Air yang Tepat

Ada beberapa hal penting yang perlu memeriksanya sebelum membeli toren air. Maka dari itu, berikut ini ada beberapa tips memilih toren air yang tepat yaitu:
1. Sesuaikan Kapasitas dengan Kebutuhan Air
Tentukan kebutuhan air harian sebelum memilih kapasitas toren. Jumlah penghuni menjadi salah satu faktor utama yang perlu jadi perhatian.
Selain itu, hitung aktivitas seperti mandi, mencuci, memasak, dan membersihkan rumah. Hunian dengan banyak penghuni tentu membutuhkan cadangan air lebih besar.
Namun, kapasitas terlalu besar juga perlu mempertimbangkannya secara matang. Ukuran besar membutuhkan ruang dan sistem instalasi yang sesuai.
Oleh karena itu, pilih kapasitas berdasarkan kebutuhan nyata. Jangan memilih toren hanya karena kapasitasnya terlihat lebih besar.
2. Periksa Material Toren
Material menentukan ketahanan toren terhadap lingkungan dan penggunaan. Oleh karena itu, periksa bahan sebelum menentukan pilihan.
Toren berbahan polyethylene memiliki karakteristik berbeda dari stainless steel. Masing-masing material juga memiliki kebutuhan pemasangan dan perawatan berbeda.
Selain itu, perhatikan perlindungan terhadap sinar matahari. Produk tertentu menggunakan beberapa lapisan perlindungan untuk membantu menjaga kondisi torennya.
Jika toren menempatkannya pada luar ruangan, ketahanan cuaca perlu jadi perhatian. Namun, material berkualitas tetap membutuhkan pemasangan yang benar.
3. Pilih Desain Sesuai Lokasi
Selanjutnya, tentukan lokasi pemasangan sebelum membeli toren. Pilihan lokasi bisa menentukan jenis toren yang paling sesuai.
Toren atas membutuhkan struktur penyangga yang kuat. Sebaliknya, toren pendam penempatannya di bawah permukaan tanah.
Wadah penyimpanan pendam bisa menjadi pilihan ketika ruang pada atas bangunan terbatas. Selain itu, posisi tersebut membuat torennya tidak terlihat dari luar.
4. Perhatikan Sistem Pipa
Toren tidak bisa bekerja optimal tanpa instalasi pipa yang tepat. Oleh karena itu, jalur inlet dan outlet harus terencana sebelum pemasangan.
Selain itu, sambungan pipa harus memasangnya dengan benar. Sambungan yang kurang rapat bisa menjadi salah satu sumber kebocoran.
Pipa juga perlu melindunginya dari tekanan dan benturan. Dengan demikian, risiko kerusakan pada bagian sambungan bisa berkurang. Untuk toren pendam, posisi inlet dan outlet juga harus jadi perhatian.
5. Periksa Garansi dan Fitur Produk
Garansi menjadi salah satu pertimbangan sebelum membeli toren. Oleh karena itu, periksa ketentuan garansi dari produsen atau penjual.
Selain itu, perhatikan fitur yang tersedia pada produk. Fitur inlet, outlet, ventilasi, dan akses perawatan bisa memengaruhi kemudahan penggunaan.
Mana yang Lebih Baik, Toren Pendam atau Atas?

Pertanyaan tentang toren pendam atau atas sering muncul sebelum membangun rumah atau gedung. Sebenarnya, tidak ada satu jenis yang cocok untuk semua bangunan.
Pilihan harus sesuai dengan lahan, tekanan air, struktur, dan sistem distribusi. Oleh karena itu, sebenarnya mana yang lebih baik antara kedua jenis toren tersebut?
1. Posisi Pemasangan
Toren atas pemasangannya pada tempat tinggi seperti dak atau menara. Sementara itu, toren pendam memasangnya di bawah permukaan tanah. Oleh karena itu, kebutuhan struktur keduanya cukup berbeda.
2. Tekanan Air
Toren atas bisa memanfaatkan gaya gravitasi untuk mengalirkan air. Posisi tinggi membantu menciptakan tekanan menuju titik pemakaian.
Sebaliknya, wadah penyimpanan pendam biasanya membutuhkan pompa pendorong. Sehingga kebutuhan listriknya bisa lebih tinggi.
3. Kebutuhan Lahan
Toren atas membutuhkan area untuk struktur penyangga. Namun, area tanah bisa tetap menggunakannya untuk kebutuhan lain.
Sebaliknya, wadah penyimpanan jenis pendam membutuhkan ruang untuk galian. Maka dari itu, kondisi lahan perlu memeriksanya sebelum pemasangan.
4. Tampilan Bangunan
Toren atas biasanya terlihat dari luar bangunan. Maka dari itu, sebagian pemilik rumah atau bangunan menganggapnya kurang menarik secara visual.
Sebaliknya, toren pendam berada di bawah tanah. Dengan demikian, keberadaannya tidak mengganggu tampilan bangunan.
5. Kemudahan Perawatan
Toren atas relatif mudah terlihat dan memeriksanya. Oleh karena itu, kebocoran atau kerusakan bisa lebih cepat mengetahuinya.
Sementara itu, toren pendam membutuhkan akses khusus untuk pemeriksaan. Akses tersebut harus terencana sejak pemasangan.
6. Perlindungan dari Cuaca
Toren atas terkena panas dan hujan secara langsung. Oleh karena itu, ketahanan material terhadap cuaca perlu jadi perhatian.
Wadah penyimpanan jenis pendam terlindungi dari paparan cuaca langsung. Namun, tekanan tanah harus memperhitungkannya sesuai jenis torennya.
7. Penggunaan Listrik
Toren atas bisa mengalirkan air dengan bantuan gravitasi. Oleh karena itu, pompa pendorong tidak selalu membutuhkannya.
Sebaliknya, toren pendam umumnya menggunakan pompa untuk menyalurkan air. Kebutuhan listrik perlu jadi perhitungan tersendiri.
8. Ketersediaan Ruang
Toren pendam bisa menghemat ruang visual di atas tanah. Jenis ini cocok untuk kondisi tertentu dengan lahan terbatas.
Namun, area bawah tanah tetap harus memiliki ruang yang cukup. Galian juga harus membuatnya sesuai dimensi produk.
9. Kemudahan Pemasangan
Toren atas umumnya lebih sederhana untuk memasangnya. Namun, struktur penyangga harus mampu menahan beban penuh.
Sedangkan toren pendam membutuhkan proses galian dan persiapan area. Maka dari itu, pemasangannya membutuhkan perencanaan lebih detail.
10. Kesesuaian dengan Sumber Air
Toren pendam sering menggunakannya sebagai penampungan sebelum air memompanya. Sistem tersebut bisa menerapkannya pada berbagai sumber air. Sementara itu, toren atas bisa menerima air dari pompa atau sumber lain.
Rekomendasi Toren Pendam Grand Anti Bocor

Toren Pendam Grand merupakan salah satu pilihan untuk sistem penyimpanan air bawah tanah yang paling tepat.
Produk ini bahan bakunya pakai HDPE murni berkualitas tinggi tanpa tambahan material campuran lainnya.
Hal ini menjadikan toren jenis pendam ini tidak mudah retak dan mampu menahan segala pergerakan maupun pergeseran tanah.
Toren jenis pendam merek Grand sendiri dindingnya kuat dan tebal, jadi sangat aman dalam menyimpan air.
Untuk pilihan ukuran yang tersedia pada toren jenis pendam merek Grand sendiri ada beragam. Jadi, siapa saja bisa bebas memilih ukuran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Baca juga: Kenali 7 Jenis Pipa Air Terbaik untuk Saluran Rumah
Dapatkan harga promo khusus, segera klik disini untuk pemesanan dan spesifikasi toren air lainnya!
Penutup
Jadi sekian dulu ulasan tentang beberapa tips memilih toren air yang tepat anti bocor. Untuk pilihan torennya, pakai saja yang berkualitas tinggi agar tetap awet dalam jangka panjang.
Dapatkan toren berkualitas pada berbagai marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan lainnya.
