Apakah Toren Bisa Retak? Kenali 5 Penyebab Utamanya

Apakah Toren Bisa Retak? Kenali 5 Penyebab Utamanya

Pada umumnya, banyak orang mengira toren air akan awet tanpa masalah. Namun, kenyataannya toren juga bisa rusak seiring waktu. Jadi, apakah toren bisa retak? Jawabannya bisa, terutama jika bahan kurang bagus atau perawatannya kurang. Oleh karena itu, artikel ini membahas penyebab utama retak pada toren. Selain itu, Anda akan mendapat langkah pencegahan yang mudah dan praktis. Tentu saja, toren yang retak menyebabkan air bocor dan mudah tercemar. Karena itu, mengenali penyebabnya sejak awal sangat penting bagi keluarga Anda.

Apakah Toren Bisa Retak?

Apakah Toren Bisa Retak?
Apakah Toren Bisa Retak?

Ya, toren bisa retak karena beberapa faktor pemicu yang sering luput dari perhatian. Berikut lima penyebab utamanya.

1. Paparan Sinar Matahari Terus-Menerus

Pertama, sinar UV merusak struktur plastik secara perlahan. Akibatnya, permukaan toren menjadi rapuh dan mudah retak. Terlebih lagi, toren tanpa pelindung UV lebih cepat rusak. Jadi, apakah toren bisa retak hanya karena panas? Jawabannya ya, jika terkena matahari bertahun-tahun.

2. Kualitas Material Rendah

Kedua, bahan daur ulang membuat toren kurang kuat. Selain itu, ketebalan yang tipis mengurangi daya tahan terhadap beban air. Oleh karena itu, toren murah sering cepat pecah.

3. Tekanan Air Berlebih

Ketiga, toren yang terlalu penuh menahan beban sangat besar. Apalagi, pompa bertekanan tinggi menambah tekanan pada sisi toren. Akibatnya, retakan halus mulai muncul dan melebar.

4. Alas Tidak Rata atau Tidak Kokoh

Keempat, permukaan miring membuat beban air tidak merata. Selain itu, tanah yang turun menekan bagian bawah toren. Alhasil, retakan sering muncul di dasar toren.

5. Benturan dan Perubahan Suhu Ekstrem

Kelima, benturan saat pemasangan melemahkan struktur toren. Di samping itu, suhu yang berubah drastis membuat plastik memuai dan menyusut. Lama-kelamaan, retakan pun muncul.

Bagaimana Cara Mencegah Toren Retak

Bagaimana Cara Mencegah Toren Retak
Bagaimana Cara Mencegah Toren Retak

Untungnya, Anda bisa mencegah retak pada toren dengan langkah sederhana. Dengan begitu, toren tetap awet dan air tetap aman. Berikut enam caranya.

1. Pilih Toren Berbahan HDPE Murni

Pertama, pilih toren berbahan HDPE murni yang kuat. Sebab, bahan ini tahan benturan dan tidak mudah pecah. Selain itu, struktur HDPE lebih lentur saat menahan beban air.

2. Pastikan Ada Perlindungan UV

Kedua, cari toren dengan lapisan anti UV. Dengan begitu, sinar matahari tidak merusak plastik. Alhasil, usia pakai toren bisa lebih panjang.

3. Siapkan Alas yang Rata dan Kokoh

Ketiga, letakkan toren di atas alas beton yang rata. Selain itu, pastikan alas mampu menahan beban air saat penuh. Tentu saja, cek kemiringan alas sebelum pemasangan.

4. Atur Tekanan dan Volume Air

Keempat, sesuaikan pompa dengan kapasitas toren. Di samping itu, pasang pelampung agar air tidak meluap. Dengan demikian, tekanan pada sisi toren tetap aman.

5. Lindungi Toren dari Benturan

Kelima, angkat toren dengan hati-hati saat pemasangan. Lagi pula, jauhkan toren dari benda tajam atau alat berat. Sebab, goresan kecil bisa menjadi awal retakan.

6. Periksa Kondisi Toren Secara Berkala

Keenam, cek permukaan toren minimal tiga bulan sekali. Dengan demikian, retakan halus segera terlihat sebelum membesar. Selain itu, bersihkan lumut agar permukaan tetap sehat.

Baca Juga: Pusat Jual Toren Panel Custom Kuat & Bergaransi Resmi

Rekomendasi Toren Air Grand yang Kuat

Rekomendasi Toren Air Grand yang Kuat
Rekomendasi Toren Air Grand yang Kuat

Setelah memahami penyebabnya, apakah toren bisa retak di rumah Anda? Peluangnya kecil jika Anda memilih Toren Air Grand. Pertama, toren ini terbuat dari HDPE 100% murni yang tahan benturan dan tidak mudah pecah. Selain itu, teknologi Silver Ion nano membuat toren anti lumut, anti virus, dan anti UV.

Selanjutnya, Toren Air Grand memiliki triple protection yang melindungi air dari berbagai sisi. Pertama, outer layer menstabilkan sinar UV agar tidak merusak toren, sehingga toren awet untuk jangka panjang. Kedua, porous layer menahan sinar matahari masuk ke dalam toren, sehingga lumut sulit tumbuh. Ketiga, inner layer dari HDPE 100% murni tidak berbau dan tidak berlendir, sehingga air tetap higienis dan aman untuk konsumsi sehari-hari.

Lebih dari itu, thermal stabilizer menjaga suhu air tetap stabil, meskipun terpapar sinar matahari ekstrem. Tidak hanya itu, Toren Air Grand mengantongi sertifikasi food grade FDA, SNI, dan Halal MUI No. LPPOM-00170119730621. Toren ini tersedia mulai 300 liter hingga 12.000 liter, sehingga cocok untuk kebutuhan rumah sampai industri. Dengan demikian, Toren Air Grand menjadi pilihan tepat untuk Anda yang ingin penyimpanan air yang kuat dan aman.

Ayo segera beli dengan menghubungi admin Toren Air melalui tombol di bawah ini!

Kesimpulan

Pada akhirnya, jawaban dari apakah toren bisa retak adalah ya. Penyebab utamanya meliputi sinar UV, material rendah, tekanan air, alas tidak rata, dan benturan. Namun, Anda bisa mencegahnya dengan memilih HDPE murni, menyiapkan alas rata, dan rutin mengecek kondisi toren. Selain itu, perawatan rutin membuat toren lebih tahan lama dan hemat biaya. Terlebih lagi, Toren Air Grand menawarkan perlindungan berlapis yang kuat dan aman. Jadi, pilih toren yang tepat sekarang agar air bersih keluarga tetap terjaga.