Berapa Kebutuhan Toren Air Besar untuk Rumah Anda?
Kebutuhan Toren Air Besar – Menjamin ketersediaan air bersih pada rumah merupakan salah satu prioritas utama untuk menjaga kenyamanan seluruh anggota keluarga tercinta.
Pemadaman listrik secara mendadak seringkali mengganggu operasional pompa sehingga cadangan air terganggu.
Perlu dengan baik memahami cara menghitung kebutuhan toren air besar agar aktivitas harian tetap berjalan tanpa hambatan.
Jika kapasitas torennya terlalu kecil akan membuat penggunanya sering kehabisan air pada saat jam sibuk pagi hari.
Bahkan, pemilihan ukuran yang tidak tepat bisa menyebabkan pemborosan energi listrik karena pompa harus bekerja terlalu sering setiap waktu.
Sistem penyaluran airnya yang efisien akan memberikan ketenangan tersendiri. Melalui artikel kali ini akan menjelaskan cara mengetahui kebutuhan wadah penyimpanan untuk rumah.
Jadi, untuk lebih jelasnya bisa simak artikel berikut sampai tuntas.
Cara Menghitung Kebutuhan Toren Air Besar untuk Rumah
Menentukan kapasitas penyimpanan air yang tepat merupakan langkah strategis untuk menjamin kelancaran aktivitas rumah tangga, tanpa gangguan krisis air.
Tidak perlu bingung, berikut ini ada beberapa cara dalam menghitung kebutuhan wadah penyimpanan besar untuk rumah yaitu:
1. Menghitung Jumlah Total Penghuni Rumah
Langkah pertama yang paling dasar adalah mendata jumlah orang yang tinggal dan beraktivitas dalam rumah setiap harinya.
2. Menentukan Standar Konsumsi Air Per Orang
Gunakanlah standar rata-rata pemakaian air bersih di Indonesia yang berkisar antara 150 hingga 200 liter per orang setiap hari.
Angka ini sendiri sudah mencakup kebutuhan harian seperti mandi, mencuci pakaian, buang air, hingga kebutuhan memasak.
3. Mengalikan Jumlah Orang dengan Standar Konsumsi
Lakukan perkalian sederhana antara total jumlah penghuni dengan angka standar konsumsi liter yang sudah menentukannya pada langkah sebelumnya.
Hasil dari perkalian ini akan memberikan gambaran mengenai kebutuhan air minimal yang harus tersedia.
4. Menambahkan Cadangan untuk Keadaan Darurat
Disarankan untuk menambahkan volume cadangan sekitar 20% hingga 30% dari total kebutuhan pokok yang sudah terhitung sebelumnya.
5. Mempertimbangkan Kebutuhan Luar Ruangan
Hitunglah perkiraan penggunaan air untuk aktivitas luar rumah seperti menyiram tanaman, mencuci kendaraan, atau membersihkan area teras rumah harian.
6. Menghitung Frekuensi Pengisian Pompa Air
Pertimbangkan seberapa sering menginginkan mesin pompa air menyala untuk mengisi kembali toren yang mulai kosong pada atas menara.
Toren kapasitas besar memungkinkan mesin pompa hanya menyala 1 atau 2 kali saja dalam sehari.
7. Menyesuaikan dengan Kemampuan Struktur Penopang
Pastikan kapasitas air yang terhitung sebanding dengan kekuatan dak beton atau menara besi yang akan menumpu beban torennya tersebut.
Tips Memilih Merk Toren Air Besar yang Berkualitas
Memilih merk penyimpanan air berkapasitas besar memerlukan ketelitian yang sangat tinggi, karena menyangkut investasi jangka panjang dan keamanan bangunan.
Wadah penyimpanan dengan volume besar akan menahan beban tekanan air yang sangat berat secara terus-menerus setiap harinya.
Berikut ini ada beberapa tips tersendiri dalam memilih merk wadah penyimpanan yang besar dan berkualitas yaitu:
1. Pastikan Menggunakan Bahan HDPE Murni
Tips pertama adalah memilih merk yang menggunakan material High Density Polyethylene (HDPE) murni tanpa campuran daur ulang.
2. Cek Sertifikasi dari FDA
Pastikan merk tersebut sudah memiliki sertifikasi food grade resmi untuk menjamin keamanan air yang akan dikonsumsi anggota keluarga.
Material yang aman tidak akan melepaskan partikel kimia berbahaya ke dalam air meskipun terpapar suhu panas matahari.
3. Pilih Merk dengan Lapisan Anti Lumut Efektif
Carilah merk yang menggunakan teknologi lapisan dinding dalam berwarna gelap yang mampu memblokir sinar matahari secara total.
Ketiadaan cahaya dalam toren akan menghentikan pertumbuhan lumut yang sering membuat air menjadi bau dan kotor.
4. Perhatikan Ketebalan Dinding dan Berat Unit
Bandingkan bobot kosong antar merk pada kapasitas yang sama, karena berat unit biasanya mencerminkan ketebalan dinding material yang digunakan.
5. Cari Merk yang Memberikan Garansi Resmi Panjang
Pilihlah merk yang berani memberikan jaminan garansi resmi minimal 10 sampai 15 tahun kepada setiap pembeli produk.
Karena garansi yang panjang menunjukkan kepercayaan diri produsen terhadap kekuatan produknya.
6. Pilih Desain Tutup yang Ergonomis dan Rapat
Periksalah kualitas tutup torennya karena bagian ini berfungsi penting untuk mencegah masuknya debu, serangga, maupun polutan dari luar ruangan.
Sistem penguncian tutup yang presisi akan memastikan kondisi dalam torennya tetap steril, meskipun meletakkannya pada area terbuka.
7. Tinjau Ulasan Pengguna Lain
Coba lakukan riset kecil mengenai reputasi merk tersebut melalui ulasan di internet atau bertanya langsung kepada para kontraktor bangunan profesional.
Pengalaman nyata dari pengguna lain akan memberikan gambaran jujur mengenai kinerja toren tersebut saat menghadapi cuaca ekstrem.
Rekomendasi Toren Air Grand Besar
Salah satu merk yang aman dan cocok pemakaiannya di rumah, yaitu wadah penyimpanan merk Grand ukuran besar.
Toren yang satu ini bahan bakunya pakai HDPE berkualitas tinggi tanpa bahan campuran apapun. Hal ini yang menjadikannya memiliki ketahanan terhadap segala perubahan cuaca ekstrem.
Wadah penyimpanan merk Grand ini punya perlindungan terhadap sinar UV, sehingga lumut maupun mikroorganisme tidak mudah tumbuh pada toren satu ini.
Toren merk Grand sendiri tersedia dalam kapasitas besar dari 3300 sampai 12000 liter. Bahkan, wadah penyimpanan merk Grand menjadi satu-satunya yang sudah mendapatkan sertifikat Halal dari MUI.
Sehingga mampu menyimpan air bersih dengan aman tanpa khawatir terkontaminasi oleh berbagai zat berbahaya.
Penutup
Nah, demikianlah penjelasan tentang bagaimana cara menghitung kebutuhan toren air besar untuk rumah.
Untuk pilihan torennya, pakai saja yang berkualitas tinggi agar tetap awet dalam jangka panjang. Dapatkan toren berkualitas di berbagai marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan lainnya.